stop-plagiarism

Forex (Foreign Exchange) atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan valuta asing (Valas) adalah sebuah perdagangan nilai mata uang dari berbagai Negara. Kelangsungan perdagangan luar negri dan bisnis sangat diperankan oleh perdagangan mata uang, karena pentingnya pertukaran mata uang. Jika sebuah perusahaan di Amerika ingin membeli bahan pokok di Jepang, maka perusahaan tidak bisa membeli bahan pokok tersebut dengan mata uang Dollar yang dimilikinya, akan tetapi yang bersangkutan harus menukarkan mata uang Dollar menjadi mata uang Yen sehingga bisa membeli bahan pokok tersebut. Nilai suatu mata uang yang sering disebut kurs selalu berubah-ubah, maka para trader atau orang yang melakukan perdagangan nilai mata uang, memanfaatkan kondisi perubahan kurs ini. (Pilliangsani, 2010) Trading Forex menjadi pasar terbesar di dunia dikarenakan besarnya kebutuhan penukaran nilai mata uang. Waktu berlangsungnya Trading forex adalah 24 jam secara berkesinambungan, dimulai pada hari Senin pukul 4 pagi sampai hari Sabtu pukul 4 pagi waktu WIB/GMT+7. Sifat-sifat Forex sangat unik, keuntungan. Inilah yang dinamakan dengan two ways opportunity atau cara penjualan forex. Trading forex memiliki resiko yang sangat tinggi, bila seorang trader keliru dalam menganalisa, akan berakibat seorang trader mengalami kerugian. Dengan demikian seorang trader seharusnya memiliki metode-metode dasar dalam menjalni proses trading forex. Dalam teori statistik terdapat banyak metode tentang pendugaan suatu parameter, diantaranya adalah simple moving average dan regresi linear square. Metode ini merupakan suatu cara untuk menentukan hubungan sebab-akibat antara variable-variable yang ada, sehingga dapat memprediksi pergerakan kurs mata uang. Metode simple moving average adalah metode teknikal forex yang memberikan sinyal open posisi secara lambat sehingga membuat trader terlambat untuk memutuskan jual atau beli di dalam pasar forex. Dibandingkan dengan metode regresi linear square yang memiliki kecepatan memberikan signal untuk trader sehingga dapat memutuskan jual atau beli lebih cepat. Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk membuat sistem informasi teknikal forex yang dibuat menggunakan metode regrensi linear square
dengan nilai-nilai trading forex, agar bisa menghasilkan suatu ramalan atau penafsiran arah pergerakan mata uang dalam trading forex. Dalam suatu skripsi untuk selanjutnya diberi judul “Pembuatan Sistem Informasi Teknikal Forex Untuk Membantu Menganalisa Pergerakan Pasar Menggunakan Metode Regresi Linear Square”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here