stop-plagiarism

Pengambilan keputusan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Setiap permasalahan yang dihadapi oleh manusia membutuhkan penentuan keputusan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Keputusan diambil dari pemilihan satu atau lebih dari alternatif-alternatif yang tersedia. Untuk memilih alternatif dari permasalahan yang ada, dibutuhkan kriteria penilaian. Semakin banyak kriteria yang digunakan dalam keputusan akan semakin menyulitkan Decision Maker (DM) untuk menentukan alternatif mana yang akan dipilih. Mobilitas yang tinggi seperti sekarang ini menuntut manusia untuk mengambil berbagai keputusan yang cepat namun tetap memperhitungkan kriteria yang ada dengan hasil yang semaksimal mungkin. Hal ini tentu sulit untuk dilakukan oleh manusia yang memiliki nilai subjektifitas tinggi dan memiliki batas kemampuan untuk mempertimbangkan berbagai kriteria dalam memutuskan satu masalah. Selain itu, permasalahan yang dihadapi juga sangat variatif. Sistem pendukung keputusan untuk satu objek akan tidak efektif mengingat problem pengambilan keputusan yang bermacam-macam. Untuk itulah dibutuhkan suatu sistem yang membantu manusia untuk membuat keputusan atas permasalahan-permasalahan dengan banyak kriteria. Pengambilan keputusan dengan banyak kriteria dapat dilakukan dengan menggunakan Multi-Criteria Decision Making (MCDM). MCDM merupakan proses yang memungkinkan pengguna untuk membuat keputusan dengan keterlibatan banyak kriteria. MCDM menyediakan metode-metode penyelesaian untuk masalah pengambilan keputusan dengan banyak kriteria. MCDM dapat dibagi kedalam dua kategori, yakni Multi-Atribute Decision Making dan Multi- Objective Decision Making (MODM). Hwang menjelaskan bahwa MADM merupakan pemilihan alternatif terbaik dari pilihan alternatif yang telah dideskripsikan sebelumnya, sedangkan MODM merupakan desain dari alternatif yang mengoptimalkan banyak objektif dari Decision Maker (DM) (Sun, Tanpa Tahun). Problem pengambilan keputusan dengan single kriteria sangat intuitif dalam penyelesaiannya. Namun apabila dihadapkan dengan problem pengambilan keputusan dengan multi kriteria maka beberapa problem akan muncul, seperti pembobotan kriteria, konflik antar kriteria, kemungkinan perubahan bobot kriteria yang berpengaruh pada perubahan ranking alternatif dan beberapa problem lain yang membutuhkan metode tertentu untuk menyelesaikannya. alah satu metode yang terdapat dalam MADM adalah metode pengambilan keputusan Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini menitikberatkan pada pembobotan kriteria. Metode ini juga memiliki formulasi untuk menanggulangi konflik antar kriteria yang biasa terjadi dalam pengambilan keputusan dengan banyak kriteria. Konflik antar kriteria yang dimaksud adalah dimana suatu penambahan nilai pada salah satu kriteria dapat menjadi deflasi pada kriteria lain (Memariani, 2009). Terdapat berbagai perangkat lunak pengambilan keputusan yang serupa dengan perangkat lunak yang akan dibangun kali ini, yaitu antara lain: Expert Choice oleh Expert Choice Inc., merupakan software yang menerapkan metode Analytical Hierarchy Process, Criterium DecisionPlus oleh InfoHarvest Inc. menerapkan metode AHP dan Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART), Hiview3 oleh Catalyze Ltd. menerapkan metode direct rating and swing weighting. Sementara untuk metode SAW, aplikasi yang tersedia hanya untuk masalah-masalah yang spesifik seperti yang dijelaskan sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here